HIJRAH KE LAMPUNG ? SIAPA TAKUT
18 – 22 Juni 2018
Pada pertengahan
tahun 2018, Saya, Andhika (19), Farrel (18) dan Farhan (18) memutuskan untuk
hijrah ke Lampung. Saya kembali ditugaskan untuk mencari informasi tentang
akomodasi selama disana dan membuat jadwal perjalanan selama disana hingga
pulang ke Jakarta. Sejak bulan Februari, Kami berempat sudah saling
mengingatkan untuk menabung, nabung dan menabung, Karena memang perjalanan kali
ini akan memakan cukup banyak biaya.
Kami berempat sepakat
untuk menuju ke Way Kambas dan Pulau Pahawang.
Untuk menuju Way
Kambas serta Pahawang yang pasti Kalian harus menuju Lampung terlebih dahulu,
^_^
Terdapat banyak
pilihan transportasi untuk menuju Lampung, diantaranya :
1. Pesawat
2. Damri (Dari Gambir)
3. Travel
3. Travel
4. Kereta
Nah, Kami berempat
memutuskan untuk menggunakan pilihan keempat. Iya, Kereta nah rutenya begini
Jakarta (Stasiun
manapun) > Stasiun Rangkas Bitung * KRL
Stasiun Rangkas
Bitung > Stasiun Merak (Pelabuhan Merak) * Kereta Lokal
Pelabuhan Merak >
Pelabuhan Bakauheni *Kapal Ferry
Dan, jika sudah tiba
di Bakauheni Kalian tinggal pilih ingin menyewa travel atau menggunakan Bus
Umum. Umumnya dari Bakauheni kalian akan terlebih dahulu menuju Terminal
Rajabasa.
Namun Begini, Kami
berempat telah sepakat untuk menuju ke Way Kambas terlebih dahulu barulah
nantinya ke Pulau Pahawang, dikarenakan kami juga ingin merasakan hiruk pikuk
Lampung Kota.
Pelabuhan Bakauheni
> Pasar Tridatu *Damri
Pasar Tridatu >
Taman Nasional Way Kambas *Ojek
Taman Nasional Way
Kambas adalah taman nasional
perlindungan gajah yang terletak di daerah Lampung tepatnya di Kecamatan
Labuhan Ratu, Lampung Timur, Indonesia. (Wikipedia)
Banyak hal yang dapat
Kalian lakukan disini, seperti selfie dengan gajah, memandikan gajah, belajar
bagaimana gajah ini hidup, memberi makan gajah, serta berkeliling menyusuri
hutan menunggangi gajah.
Gajah yang ada di
Taman Nasional Way Kambas tidaklah
sepenuhnya Gajah yang jinak, dibalik hutan masih terdapat ratusan ekor Gajah
liar yang harus dijaga oleh Pawang dibantu Gajah yang telah jinak. Saat
berkunjung ke Taman Nasional Way Kambas
rasanya tidak cukup hanya sehari disini. Kami pun memutuskan untuk menyewa
Kamar di sini dengan harga 300 ribu semalam (2 kasur).
Siang hari di Way
Kambas Kami habiskan untuk bersantai dan duduk-duduk ditepian danau-danau, sore
harinya Kami berkesempatan untuk memandikan Gajah dan berswa foto bebas bersama
salah satu Gajah disini yang bernama “Kartijah” seekor gajah betina dengan umur
kurang lebih 35 tahun. Sungguh indah sekali langit sore di savana kala itu.
Malam harinya Saya
menghabiskan waktu untuk tidur sementara yang lain katanya sih makan-makan,
bahkan Farrel pun ikut dengan Pak Pal (Salah seorang Pawang) untuk membeli nasi
goreng serta kerumahnya.
Keesokan harinya Kami
berangkat menuju Lampung Kota, nah begini rutenya
Taman Nasional Way
Kambas > Agen Damri Terdekat *Ojek
Agen Damri Tridatu
> Rajabasa *Damri
Rajabasa > Tanjung Karang *Angkot
Jadi, Kami memutuskan
untuk menyewa kamar hotel disana dengan alasan buang-buang uang kalo kata
Farhan a.k.a Juragan Champion. Nah kalo lagi di Lampung jangan lupa untuk
menyicipi Bakso Sony, kalo enggak nambah ya bungkus biasanya.
Malam hari, Kami
memutuskan untuk pergi ke Central Plaza, salah satu mall yang ada disana dan hanya untuk cuci mata. ^_^
21 Juni 2018
Pagi hari Kami
memesan taksi online untuk menuju Pahawang, akan tetapi Kami memutuskan untuk
menyantap nasi uduk dekat hotel terlebih dahulu untuk mengisi perut.
Situasi saat itu
hujan gerimis aje, eh.
Setibanya di
Pelabuhan Kecil, kami langsung menuju tempatnya RR Tour karena Kami sudah
booking dan transfer uang muka terlebih dahulu sehari sebelumnya.
Kami tidak hafal
betul nama-nama pulau yang Kami singgahi, yang jelas Pahawang memang
menyediakan pemandangan bawah air yang apik.
PULANG PULANG! DUIT
UDAH ABIS PULANG!
Saya menghubungi Grab yang tadi pagi karena beliau
memang memberikan nomornya untuk dihubungi jika Kami ingin diantar hingga
Pelabuhan.
Sebelum pulang, Kami mampir dahulu ke pusat oleh-oleh untuk membelinya.
Pahawang > Bakauheni *Grab
Perjalanan Selesai
Tips
***Gunakan kereta dari Rangkas Bitung yang paling terakhir
agar tiba di Bakauheni ada jeda waktu untuk istirahat
***Manajemen waktu yang efisien sangat dibutuhkan jika
ingin melakukan perjalanan yang jauh seperti ini, dan ingat jangan lalai
***Beristirahatlah jika sudah lelah, jangan
dipaksakan! Biasanya membuat jadi tidak fokus
***Jangan pernah merasa aman dimanapun kalian berada!
***Silahkan tinggalkan komentar dibawah jika ada yang ingin ditanyakan mengenai trip ini (jangan segan untuk bertanya)
Info Akomodasi Trip Lampung 2018
Way Kambas dan Pahawang
PP Stasiun Kebayoran – Stasiun Rangkas Bitung = 8.000
(PPx2)
PP Stasiun Rangkas Bitung – Stasiun Merak = 3.000
(PPx2)
Merak – Bakauheni = 15.000 (+12.000 Kelas Ekonomi)
(PPx2)
Bakauheni – Tridatu = 45.000
PP Tridatu – Way Kambas = 60.000
Tridatu – Rajabasa = 35.000
Rajabasa – Kota = 10.000
Kota – Pahawang = 120.000
Pahawang – Bakauheni = 420.000
Kutilang Guest House : 300.000
Homestay Way Kambas : 300.000
Cp : Pak Pal Way Kambas (081369094913)









Mantap mantap ����
ReplyDelete